Xiaomi Tag

Xiaomi Tag Resmi Meluncur Penantang Baru Untuk Apple AirTag

Xiaomi Tag Sebuah Perangkat Pelacak Pintar Yang Kini Resmi Diperkenalkan Di Indonesia Aksesori Ini Langsung Menjadi Topik Perbincangan. Maka karena posisinya sebagai salah satu penantang kuat Apple AirTag, terutama bagi pengguna. Yang mencari solusi pelacakan barang dengan harga lebih terjangkau tanpa mengorbankan fungsionalitas esensial.

Xiaomi Tag adalah perangkat pelacak berbasis Bluetooth yang di rancang untuk membantu kamu menemukan barang-barang penting seperti kunci, dompet, tas, atau koper. Bentuknya kecil dan ringan hanya sekitar 10 gram . Serta memiliki dimensi tipis sehingga mudah di gantungkan pada gantungan kunci atau di sisipkan ke barang sehari-hari tanpa membuatnya terasa bulky.

Perangkat ini hadir dengan fitur inti seperti sinyal Bluetooth terenkripsi, dukungan jaringan pelacakan, serta baterai CR2032 yang mampu bertahan lebih dari satu tahun penggunaan, sehingga pengguna tidak perlu sering mengganti baterai. Salah satu keunggulan Xiaomi Tag adalah kompatibilitasnya dengan dua ekosistem pelacakan besar sekaligus: Apple Find My untuk pengguna iPhone dan Google Android Find Hub untuk pengguna Android Xiaomi Tag.

Harga Yang Lebih Bersahabat

Hal ini berarti kamu bisa memilih platform pelacakan sesuai dengan perangkat yang kamu gunakan, sehingga memberikan fleksibilitas lebih. Di banding beberapa perangkat tracker lain yang hanya terkunci pada satu ekosistem saja. Meskipun demikian, kedua sistem pelacakan tidak dapat di gunakan secara bersamaan, artinya kamu harus memilih salah satu jaringan saat setup awalnya.

Selain itu, perangkat ini juga di lengkapi dengan fitur seperti “Lost Mode” dan kemampuan untuk membagikan tag dengan orang terpercaya, sehingga jika barang hilang, teman atau keluarga yang kamu izinkan juga bisa membantu mencari.

Harga Yang Lebih Bersahabat Di Banding Airtag

Harga menjadi salah satu daya tarik utama Xiaomi Tag. Di pasar Eropa, perangkat ini di jual sekitar 17,99 euro per unit (sekitar Rp350 ribu), dan tersedia juga paket bundling empat unit sekitar 59,99 euro (sekitar Rp1,2 juta), yang berarti harga per unit bisa turun menjadi sekitar Rp300 ribuan. Sebagai perbandingan, Apple AirTag di pasar yang sama dipasarkan di kisaran 35 euro per unit, atau sekitar dua kali lipat harga Xiaomi Tag.

Xiaomi Tag Mengandalkan Bluetooth 5.4 Dan NFC

Di Indonesia sendiri, menurut daftar resmi, Xiaomi Tag di pasarkan mulai dari Rp199.000 untuk satu unit, dan Rp599.000 untuk paket empat unit. Angka ini tentu jauh lebih kompetitif di banding perangkat pelacak pesaing di kategori premium. Secara teknis, Xiaomi Tag Mengandalkan Bluetooth 5.4 Dan NFC untuk konektivitas dan proses setup yang cepat.

Meski baterainya sudah cukup tahan lama, perangkat ini belum di lengkapi teknologi Ultra Wideband (UWB) yang kini menjadi fitur. Populer di beberapa tracker seperti Apple AirTag untuk pelacakan lokasi yang lebih presisi dengan indikasi arah. Tanpa UWB, Xiaomi Tag masih mampu menampilkan lokasi terakhir di peta melalui jaringan perangkat lain yang terhubung. Namun kemampuan pencarian arah secara detail di dalam ruangan tidak seakurat perangkat yang menggunakan UWB. Namun, untuk penggunaan sehari-hari seperti mencari kunci. Atau tas yang terselip di kamar atau mobil. Bluetooth sudah di anggap cukup memadai bagi banyak pengguna.

Alternatif Ekonomis Dengan Fungsi Esensial

Penggunaan Xiaomi Tag cukup sederhana. Setelah di pasang pada barang yang ingin di lacak, pengguna dapat melihat lokasi terbarunya. Melalui aplikasi pelacakan yang sesuai dengan jaringan yang di pilih. Untuk pengguna iPhone. Fungsi ini terintegrasi ke dalam aplikasi Find My. Sedangkan untuk pengguna Android, Xiaomi Tag bekerja dengan jaringan Find Hub. Sehingga lokasi barang juga bisa di lihat melalui perangkat Android. Fitur tambahan seperti notifikasi jika barang tertinggal juga tersedia, namun beberapa fitur semacam ini mungkin. Hanya sepenuhnya berfungsi saat di gunakan bersama platform tertentu.

Alternatif Ekonomis Dengan Fungsi Esensial

Secara keseluruhan, peluncuran Xiaomi Tag menunjukkan bahwa Xiaomi ingin memberikan solusi pelacak barang yang lebih terjangkau. Dan fleksibel bagi konsumen luas, baik pengguna Android maupun iPhone, tanpa mengunci mereka pada satu ekosistem. Walaupun belum di lengkapi dengan teknologi pelacakan presisi UWB seperti AirTag, Xiaomi Tag menawarkan fungsi dasar yang kuat dan harga yang sangat kompetitif. Membuatnya menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari solusi pelacakan barang dengan budget lebih hemat Xiaomi Tag.